• Minggu, 4 Desember 2022

Darma Wanita Ditjen PHU Gelar Pelatihan Hypnoteraphy

- Rabu, 23 November 2022 | 11:59 WIB
Darma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen PHU Kemenag
Darma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen PHU Kemenag

Jakarta, Antimetri —Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Pelaksana (UP) Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) menggelar Pelatihan Hypnoteraphy. Pelatihan ini mengusung tema “STRESS MANAGEMENT BERBASIS NLP DAN HYPNOTERAPHY” dengan pembicara praktisi Hypnoteraphy Dr.Patisina.

Acara ini dihadiri langsung Ketua Penasehat DWP Kementerian Agama Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas serta Wakil Ketua Penasehat DWP Kemenag Halimah Zainut Tauhid Sa’adi serta berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Selasa (22/11/2022).

Ketua Penasehat DWP Kementerian Agama Eny Retno Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik kegiatan ini. “Saya menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif pengadaan pelatihan manajemen yang berbasis hypnoterapi oleh DWP Ditjen PHU,” kata Eny.

Menurutnya, pelatihan ini adalah untuk mengubah pola pikir, memotivasi ataupun mengubah mindset kita ataupun pemetaan pikiran (mindmapping) atau Muhasabah dalam memaksimalkan panca indera untuk membuat afirmasi-afirmasi positif dari diri seseorang.

“Sehingga menjadikan pola pikir dan menjadikan pribadi-pribadi dari diri kita lebih kuat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DWP UP Ditjen PHU Sofia Muda Hilman Latief menuturkan tujuan diadakannya kegiatan Pelatihan Hypnoteraphy ini adalah untuk menjaga Kesehatan mental. Lebih lanjut ia mengatakan, Hipnosis atau Hypnoteraphy merupakan salah satu jenis terapi yang menggunakan metode relaksasi, konsentrasi intens, dan perhatian yang terfokus agar terciptanya kesadaran yang lebih tinggi.

“Hal ini berguna untuk meningkatkan fokus seseorang,” kata Sofia.

Metode terapi ini, lanjut Sofia juga dapat mengatasi berbagai macam kondisi medis, mulai dari sindrom iritasi usus besar, hingga masalah kecemasan dan depresi.

“Hypnoteraphy juga untuk membantu seseorang mengontrol emosi dan kesadaran dengan lebih baik. Pada kasus depresi, terapi ini difokuskan untuk membantu orang tersebut agar lebih rileks, sehingga dapat mendiskusikan perasaan dan emosinya tanpa ada rasa stres dan cawqwaemas,” jelas Sofia.

Halaman:

Editor: Edy Susanto

Tags

Terkini

X